–Gangguan kecemasan pada anak-anak–

Gejala gangguan kecemasan lebih parah daripada kecemasan normal yang mungkin Anda rasakan dari waktu ke waktu. Gangguan kecemasan dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk melakukan hal-hal tertentu (seperti naik pesawat) atau menangani situasi tertentu (seperti berbicara di depan umum). Kecemasan dapat menyebabkan Anda bertindak tidak rasional, bahkan ketika Anda tahu bahwa perilaku Anda tidak normal. Bagi beberapa orang, kecemasan dapat membuat kehidupan normal hampir mustahil.

Perawatan dimulai dengan evaluasi lengkap. Kami akan menilai sifat dan tingkat keparahan kecemasan Anda dan berusaha menentukan penyebabnya. Stres fisik, emosional, atau lingkungan dapat berkontribusi pada perkembangan dan pemeliharaan gangguan. Kemudian dokter Anda akan mengembangkan rencana perawatan. Rencana tersebut dipersonalisasi sehingga perawatan Anda mengatasi masalah yang paling penting sejak dini.

Gangguan kecemasan yang paling umum adalah:

  • Gangguan kecemasan umum
  • Gangguan obsesif kompulsif
  • Gangguan panik
  • Fobia, termasuk fobia sosial
  • Gangguan stres pascatrauma (PTSD)

Gejala gangguan panik meliputi:

  • Sulit bernafas
  • Pusing
  • Merasa bahwa sesuatu yang buruk (seperti kehilangan kendali atau kematian) akan segera terjadi
  • Denyut jantung cepat
  • Berkeringat

Jika Anda mengalami serangan berulang atau tertekan oleh serangan ini, Anda mungkin mengalami serangan panik. Rasa takut akan serangan ini dapat membuat Anda menghindari situasi apa pun yang dapat menyebabkan serangan, seperti mengemudi, berkerumun, atau sendirian.

Rasa takut diejek dapat menyebabkan Anda menghindari situasi sosial atau pertunjukan, seperti berbicara di depan umum, pergi ke pesta, makan di restoran, menulis di depan orang lain, atau menggunakan toilet umum. Jika Anda menderita fobia sosial, Anda mungkin merasa terancam oleh situasi tertentu, sehingga Anda dapat menghindarinya sepenuhnya atau sangat menderita bila situasi tersebut tidak dapat dihindari.

–Gangguan kecemasan pada anak-anak–

Gangguan obsesif kompulsif (OCD) adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan melakukan sesuatu yang berulang-ulang untuk menenangkan ketakutan Anda. Misalnya, jika Anda memiliki kekhawatiran obsesif tentang kontaminasi, Anda dapat mencuci tangan berulang kali. Jika Anda takut terluka, Anda dapat memeriksa pintu berulang kali untuk memastikan pintu terkunci atau memeriksa kompor untuk memastikan pintu mati.

Tanda-tanda OCD lainnya termasuk:

  • Penyimpanan atau koleksi benda yang berlebihan
  • Penghitungan kompulsif
  • Melakukan sesuatu secara tidak normal dengan lambat atau sebagai ritual
  • Gantikan pikiran buruk dengan pikiran baik
  • Ketakutan terkait dengan keyakinan agama

ika Anda menderita OCD, Anda mungkin tahu bahwa perilaku Anda tidak perlu atau ekstrem, tetapi Anda mungkin tidak dapat menghentikannya.

Gangguan lain mungkin terkait dengan OCD. Yang paling umum adalah sindrom Tourette. Gejala turet termasuk tics yang tiba-tiba, cepat, dan berulang (seperti berkedip atau menjulurkan lidah) atau suara (seperti menggonggong atau berdehem).

Anda mungkin memiliki fobia atau sesuatu yang spesifik. Contohnya termasuk takut terbang, ketinggian, ruang kecil, penyakit, atau hewan tertentu. Fobia spesifik sering terjadi dan tidak selalu membutuhkan pengobatan.

Jika fobia mengganggu kehidupan normal, pengobatan dapat membantu. Misalnya, jika rasa takut terbang membuat tidak mungkin melakukan bisnis atau mengunjungi kerabat, maka penting untuk mengatasi fobia tersebut.

Anda mungkin memiliki fobia atau sesuatu yang spesifik. Contohnya termasuk takut terbang, ketinggian, ruang kecil, penyakit, atau hewan tertentu. Fobia spesifik sering terjadi dan tidak selalu membutuhkan pengobatan.

Jika fobia mengganggu kehidupan normal, pengobatan dapat membantu. Misalnya, jika rasa takut terbang membuat tidak mungkin melakukan bisnis atau mengunjungi kerabat, maka penting untuk mengatasi fobia tersebut.

Gangguan stres pascatrauma (PTSD) dapat terjadi setelah peristiwa traumatis seperti kecelakaan, pemerkosaan, penguntitan, atau bencana alam atau akibat ulah manusia. Pikiran dan kenangan menakutkan tentang peristiwa traumatis dapat mengganggu rutinitas harian Anda. Mimpi buruk, kenangan, emosi yang membeku, depresi, perasaan marah dan terkejut adalah hal biasa.