Mungkin agak menakutkan mengetahui bahwa Anda kapan saja dapat mengalami serangan panik jika ada sesuatu yang terlalu banyak keluar dari zona nyaman Anda. Artikel ini akan membantu Anda mengenali apa yang terjadi dan apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu diri Anda sendiri menghindarinya atau keluar darinya.
Tetap positif selama serangan panik! Pikirkan tentang orang-orang yang Anda cintai dan betapa beruntungnya Anda memiliki mereka dalam hidup Anda. Ingat makanan favorit Anda, atau tempat-tempat yang Anda suka kunjungi, dan fokuskan pikiran Anda ke sana. Pikirkan beberapa hal luar biasa yang telah terjadi pada Anda dan ingat bagaimana perasaan mereka. Serangan Anda akan berlalu dalam waktu singkat!
Selama serangan panik Anda dapat disusul oleh pernyataan “bagaimana jika” yang mengkhawatirkan, jadi cara yang bagus untuk keluar dari pola pikir itu adalah dengan mengubahnya menjadi “Jadi apa?” Misalnya, “Bagaimana jika saya gagal dalam ujian saya?” berubah menjadi “JADI BAGAIMANA jika saya gagal dalam ujian saya?” Tidak ada yang begitu buruk sehingga layak untuk menderita!
Menggunakan taktik untuk mengalihkan perhatian Anda selama serangan panik dapat membantu Anda lebih cepat tenang. Coba hitung mundur dari 100 secepat mungkin. Bekerja pada masalah matematika yang kompleks. Nyalakan radio, dan nyanyikan bersama lagu yang Anda tahu. Berkonsentrasi pada makan apel. Lakukan teka-teki silang. Apa pun yang membutuhkan fokus dan pemikiran jernih akan membantu Anda mengalihkan pikiran dari kecemasan dan menyalurkannya ke dalam aktivitas yang akan membantu Anda rileks.
Serangan panik menakutkan karena orang yang mengalaminya tiba-tiba memiliki ketakutan yang luar biasa bahwa mereka akan mati. Hal penting untuk diingat tentang serangan panik adalah Anda dapat mengendalikannya secara kognitif. Otak Anda mengambil rangsangan normal sehari-hari (pergeseran jalan saat mengemudi, misalnya), dan menafsirkannya dengan cara yang menakutkan. Anda dapat mengoreksi interpretasi yang menakutkan ini dengan mencoba mengingat apa sumber stimulus itu. Ini akan mengurangi rasa takut Anda dan kepanikan Anda akan sedikit mereda.
Berpura-puralah Anda merasa hebat saat mengalami serangan panik. Katakan dengan lantang bahwa apa pun yang mengganggu Anda baik-baik saja. Misalnya, “Jantung saya TIDAK berdebar! Ini berdetak dengan sempurna dan lancar dan saya sangat bersyukur untuk itu!” Putar di sekitar tubuh Anda dan benar-benar percaya pada kata-kata yang Anda ucapkan dan itu akan menjadi kenyataan dalam waktu singkat.
Ubah lingkungan Anda ketika Anda merasakan serangan panik datang. Ketika Anda mulai merasakan perasaan akrab itu, pergilah dan pergi ke lokasi lain. Menjauhkan diri dari suatu situasi mungkin cukup untuk menenangkan Anda. Meninggalkan ruang di mana serangan panik dimulai dapat mengganggu serangan panik sama sekali.
Saat Anda mengalami serangan panik, pikirkan alasan Anda mengalaminya. Apa yang sudah kamu makan hari ini? Dengan siapa Anda menghabiskan waktu? Apa yang Anda pikirkan sebelum itu terjadi? Setelah Anda merasa lebih baik, coba tuliskan segala sesuatu yang mungkin memengaruhi kondisi pikiran Anda dan mengarah pada serangan panik, lalu persempit alasannya.
Berkonsentrasi pada pusar Anda selama serangan panik. Duduk atau berbaring dan pikirkan pusar Anda, pusat tubuh Anda. Pusar Anda tidak merasakan ketegangan atau rasa sakit dan itu adalah hubungan Anda dengan orang yang Anda cintai. Bayangkan sebuah tali perak mengalir darinya ke orang yang Anda cintai lebih dari orang lain dan kemudian menarik kekuatan mereka melalui tali itu ke dalam tubuh Anda.
Waspadai situasi apa yang menyebabkan serangan panik Anda. Ketahui perilaku apa yang mengurangi atau meningkatkan durasi dan keparahannya. Anda harus ingat bahwa Anda merasakan kelebihan sistem saraf sesaat; Anda tidak dalam bahaya fisik. Dengan menjaga serangan panik dalam perspektif yang tepat, Anda akan dapat menghentikannya lebih sering daripada tidak. Serangan panik itu mengerikan, dan tip ini tidak dimaksudkan untuk mengecilkan itu, meskipun jika Anda dapat mengadopsi pemikiran seperti ini, Anda akan dapat meniadakan sebagian dari kepanikan Anda.
Ingat ketika Anda mengalami serangan panik, perasaan yang Anda miliki adalah normal. Mereka hanya diekspresikan dalam bentuk yang dilebih-lebihkan. Jangan berpikir bahwa Anda akan mati karena mereka atau mereka akan menyakiti Anda. Cobalah yang terbaik untuk tetap logis tentang situasinya.
Fokus pada menghembuskan napas dengan tenang untuk mencegah hiperventilasi dan membuat Anda rileks. Menghirup bisa secepat yang Anda butuhkan. Yang terpenting adalah menahan nafas dan mengeluarkannya secara perlahan.
Artikel ini penuh dengan wawasan berharga tentang serangan panik yang akan membantu Anda menjalani kehidupan sehari-hari. Ambillah nasihat ini dalam hati dan biarkan diri Anda menjalani hidup Anda sepenuhnya. Anda tidak perlu menjalani hidup Anda dengan khawatir ketika serangan panik Anda berikutnya akan terjadi!
Artikel Terkait :
Nasihat Berharga Untuk Mengatasi Depresi Anda






