Gak melakukan apa-apa yang merugikan orang atau kantor, namun kamu yang disalahkan. Jengkel banget gak? jika engkau gak segera meluruskannya, selain namamu ternoda, bisa-mampu kamu jua kehilangan pekerjaan. Sekali saja dikambinghitamkan orang cita rasanya telah gak keruan, apalagi bila sering? Wah, dibutuhkan mental yg bertenaga nih. Jadi bertanya-tanya kan, kira-kira kenapa engkau seringkali dijadikan kambing hitam saat ada masalah? Jawabannya mungkin ada pada bawah ini.
- Ada yang gak senang padamu
Nah, coba deh melihat lebih awas ke sekelilingmu. Kira-kira ada gak, orang yang gak menyukaimu? jika terdapat, bisa saja beliau sampai ingin menjatuhkanmu.
Mungkin dia menganggapmu sebagai saingan berat di kantor. Kecermerlangan kariermu justru sebagai ancaman bagi perkembangan kariernya. untuk menyelamatkan posisinya, dia merasa perlu ‘menyingkirkanmu’. - kamu punya akses di hal-hal yg rawan diselewengkan
mendapatkan kepercayaan lebih asal orang lain memang satu sisi membanggakan. Kan, gak semua orang mendapatkannya. akan tetapi pada sisi lain, engkau pula harus siap menghadapi risiko yang lebih akbar.
engkau akan seketika menjadi yg tertuduh Bila sampai terjadi sesuatu terkait apa-apa yang dipercayakan padamu. logika mereka, kan kamu yg paling leluasa mengaksesnya. Jadi, engkau pula yg paling mungkin menyalahgunakannya.
Padahal belum tentu pula. mampu saja ada yg telah mengatur strategi sedemikian rupa dan dengan tabah menunggumu lengah. Begitu kamu lengah sedikit, mereka beraksi! - Posisimu lemah
misalnya, terkait uang. kamu dipercaya menjadi bendahara. Nilai uang yg engkau pegang sangat akbar. di lain pihak, kondisi ekonomimu masih pas-pasan.
Sekalipun engkau orang yang sangat jujur, jikalau ada sedikit saja sesuatu yg disebut gak beres pada laporan keuangan, akan lebih mungkin untukmu dikambinghitamkan. Apalagi bila pada saat yg sama kondisi ekonomimu membaik.
Sekalipun itu murni butir asal kerja kerasmu, penghasilanmu mengalami kenaikan, beberapa orang akan berpikir engkau telah memanfaatkan posisimu menjadi bendahara. Apa lagi bila bukan dituduh melakukan korupsi. - engkau gak membagikan perlawanan yg tegas waktu difitnah
emberikan perlawanan yang tegas ketika sebagai target rekaan tentu bukan dengan sekadar marah-murka . Sekalipun kamu memang merasa sangat kesal, terdapat hal lain yg lebih penting buat dilakukan.
Yaitu mencari orang yang mengambinghitamkanmu dan melakukan penjelasan disertai menggunakan bukti-bukti yang bertenaga. Bukan cuma engkau yang wajib bisa menunjukan dirimu gak bersalah. engkau juga perlu menantang orang yang menuduhmu buat pertanda tuduhannya dan apa konsekuensinya Jika beliau gak mampu melakukannya.
dengan melakukan ini, orang akan berpikir ulang Bila hendak kembali mengambinghitamkanmu. Ternyata, coba-coba mencari masalah denganmu bisa membahayakan dirinya sendiri.
Seiring saat serta kemampuanmu menandakan bahwa kamu gak bersalah, rasa percaya orang-orang padamu akan tumbuh. kalau kamu bereaksi hiperbola saat dikambinghitamkan, orang-orang yang gak tahu apa-apa malah mampu berpikir kamu cuma hendak menutupi kesalahanmu.
Jadi, jangan terpancing, ya! Fokuslah mencari bukti yg memperkuat posisimu. di akhirnya, benar dan galat gak pernah tertukar kok.
Baca Juga : ini merupakan efek samping punya suami gantenghttp://ini-merupakan-efek-samping-punya-suami-ganteng/






