Seminar Stress Kerja Di (PT.INALUM)

Kembali lagi Fakultas Psikologi Universitas Medan Area  (UMA) di amanahkan dan dipercaya memberikan ceramah sekaligus seminar manajemen stres kerja di  PT Indonesia Asahan Aluminium Persero (INALUM) Paritohan Sigura-gura oleh Hairul anwar Dalimunthe, S.Psi, MSi,.Salamiah sari Dewi, S.Psi, M.Psi, Khairuddin, S.Psi, M.Psi sebagai narasumber yang berkompeten, unggul dan berkualitas. dengan maksud memberikan ceramah yang bertujuan melatih serta memprioritaskan kualitas individu pada karyawan dan pegawai Di PT Indonesia Asahan Aluminium Persero (INALUM).
Dalam menjalankan pekerjaan seorang pekerja dapat mengalami stres kerja. Beban kerja yang berlebihan serta desakan waktu mengakibatkan karyawan menjadi tertekan dan stres. Peranan Sumber Daya Manusia dalam organisasi saat ini sangat penting sebagai motor penggerak di dalam suatu organisasi, sehingga perhatian terhadap pengelolaan SDM sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan organisasi mutlak diperlukan. Pengamatan terhadap sumber daya manusia tidak dapat dilihat secara individu saja, tetapi juga secara kelompok dalam lingkungan organisasi, karena sikap dan perilaku manusia mempunyai sifat dan karakteristik yang berbeda, baik secara individu maupun antar kelompok dalam unit organisasi. Tingkat kebutuhan hidup yang semakin meningkat serta berbagai  persoalan lain yang muncul bagi seseorang, maka menuntut adanya kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri, baik secara fisik maupun psikis. Hal ini belum termasuk tuntutan dari perusahaan untuk bekerja serba cepat dan amat kompetitif merupakan suatu  tantangan yang menarik sekaligus menjadi sumber stress yang berat bagi karyawan.

Para narasumber dalam ceramahnya mengatakan, stress merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami ketegangan karena adanya kondisikondisi yang mempengaruhi dirinya. Kondisi–kondisi tersebut dapat diperoleh dari dalam diri seseorang maupun dari lingkungan yang ada di luar. Kondisi lingkungan akan memberikan dampak yang berbeda kepada karyawan, sehingga suatu kondisi yang membuat stress seorang karyawan belum tentu akan dapat membuat stress karyawan lainnya. Konflik yang terjadi diantara sesama karyawan mungkin akan menimbulkan stress pada salah seorang karyawan, sedang yang lainnya tidak mengalaminya. Tekanan atasan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan mungkin menimbulkan stress bagi seorang karyawan, namun merupakan tantangan bagi karyawan lainnya. Dari contoh–contoh tersebut dapat dilihat bahwa kondisi yang sama belum tentu diterima sama oleh masingmasing individu, tergantung pada keadaan individu yang bersangkutan, lingkungan dan faktorfaktor lainnya.

dalam kesempatan sesi poto bersama Kepala Rumah Sakit PT. Inalum Paritohan Porsea Dr.Budi. narasumber ( Hairul anwar Dalimunthe, S.Psi, MSi) melakukan diskusi terkait permasalahan yang di alami oleh para karyawan terkait psikis dan kendala yang dialami para karyawan PT. Inalum Paritohan Porsea.
Pada dasarnya kinerja dari seseorang merupakan hal yang bersifat individu karena masingmasing karyawan mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda. Kinerja  seseorang tergantung pada kombinasi dari kemampuan, usaha dan kesempatan yang diperolehnya. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja dari individu tenaga kerja mulai dari kemampuan mereka, motivasi, dukungan yang diterima, keberadaan pekerjaan yang mereka lakukan dan hubungan mereka dengan organisasi. Unit Sumber Daya Manusia dalam suatu organisasi seharusnya berperan untuk menganalisis dan membantu memperbaiki masalahmasalah dalam bidangbidang tersebut. Apa yang sesungguhnya  menjadi peranan Unit Sumber Daya Manusia dalam suatu organisasi, seharusnya tergantung pada apa yang diharapkan manajemen tingkat atas. Seperti fungsi manajemen yang lainnya, kegiatan manajemen Sumber Daya Manusia harus dievaluasi dan direkayasa sedemikian sehingga mereka dapat memberikan kontribusi kepada organisasi.
Selain memberikan ceramah dalam seminar manajemen stres kerja di PT. Inalum. Paritohan Sigura-gura oleh Hairul anwar Dalimunthe, S.Psi, MSi,.Salamiah sari Dewi, S.Psi, M.Psi, Khairuddin, S.Psi, M.Psi, narasumber jugak berkesempatan untuk melihat dan meninjau langsung area pekerjaan yang ada di PT. Indonesia Asahan Aluminium Persero (INALUM). bertujuan memberikan kritik dan masukan terhadap kualitas keadaan pekerjaan terhadap perkembangan psikis karyawan yang ada. Beban dan tanggung jawab kerja yang dirasakan makin berat, dengan berbagai sebab baik internal maupun eksternal, telah banyak menyebabkan stress. Kondisi ini pada akhirnya dapat menurunkan produktifitas terutama pada diri orang yang bersangkutan dan dapat juga berdampak pada lingkungan kerja. Dalam kaitan ini, suasana kerja yang kurang kondusif jika tidak dapat dikelola dengan baik akan merugikan perusahaan yang mempekerjakan orang tersebut. Untuk itu, melihat perkembangan dan tuntutan ke depan, diharapkan setiap unit dapat memfasilitasi dan me-maintenance karyawannya agar tidak mengalami stress atau paling tidak masing-masing dapat mengontrol dan mengelola stress yang dialaminya, sehingga produktifivitas tetap terjaga dan bahkan dapat lebih ditingkatkan. Setelah mengikuti Pelatihan ini peserta akan memiliki kemampuan mengenai sumber stress pada diri sendiri, mengoptimalkan kerja otak kanan dan mampu menghilangkan serta mengurangi stress diri dan merubah menjadi kekuatan positif untuk lebih produktif.