Psikologi awam dan Eksperimental
saat ini global Psikologi mengenal kurang lebih 13 teori kepribadian. asal mana diperoleh 13 teori tersebut? berasal penelitian yg dilakukan sang para psikolog, khususnya Psikolog Klinis. Sigmeun Freud, tokoh yang merumuskan Teori Psikoanalisis Klasik, misalnya, adalah seseorang Psikolog Klinis. Nah, salah satu cara penelitian yg dilakukan untuk membuat teori Psikologi artinya melalui eksperimen selama bertahun-tahun. dan dalam Ilmu Psikologi awam serta Eksperimental inilah kita belajar ihwal metodologi penelitian, responden, alat pengukuran psikologi, dan masih banyak lagi.

Psikologi Klinis
dalam Psikologi Klinis, kita mendalami sikap insan dengan lebih lebih jelasnya. seorang Psikolog Klinis menangani majemuk kondisi mental individu, mulai asal yg ringan seperti mengatasi krisis percaya diri hingga yg masuk kategori berat mirip perilaku psikopat. buat menjadi seseorang Psikolog Klinis, Sobat harus melanjutkan kuliah kejenjang Magister – tepatnya S2 Profesi. setelah menyelesaikan spesifikasi kuliah Psikologi Klinis, calon Psikolog wajib mengikuti sidang profesi Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Sebagian Psikolog Klinis bekerja pada setting medis. Lantas, apa bedanya menggunakan Psikiater? Pendekatan serta landasan keilmuan Psikologi Klinis merupakan di perilaku insan. Psikolog Klinis jua tidak diizinkan menyampaikan pelayanan penggunaan obat sebab kewenangan ini dimiliki oleh Psikiater yang berlatarbelakang keilmuan Kedokteran.

 
Psikologi Perkembangan
Perkembangan mental kita sejak kanak hingga berusia senja mengalami tahapan-tahapan proses yg menarik. Setiap tahapan dikaji secara ilmiah dalam Psikologi Perkembangan. Maka di bidang Ilmu Psikologi inilah kita belajar tentang perkembangan remaja, pendidikan anak, serta seterusnya.

Psikologi Pendidikan
Hampir sama dengan Psikologi Perkembangan, Psikologi Pendidikan pula mencermati kapasitas mental di usia tertentu. Bedanya, Psikologi Pendidikan lebih penekanan di pendekatan serta metode pendidikan yg sesuai dengan usia dan populasi tertentu. misalnya, keadaan, kebutuhan, dan tujuan belajar siswa SMP di perkotaan tidak selaras asal mereka yg berada di wilayah tertinggal, terdepan, serta terluar. Desain pelatihan pekerja jua memerlukan pendekatan yang tidak sinkron dari setting pendidikan formal. Demikian juga, perlu dipahami perbedaan belajar antara anak berbakat serta berkebutuhan spesifik.
 
Psikologi Industri dan Organisasi

Ilmu Psikologi yg satu ini lebih poly berkaitan dengan Manajemen sumber Daya insan atau HRD dalam dunia kerja. Psikologi Industri serta Organisasi adalah bidang ilmu yg sempurna buat menangani permasalahan internal perusahaan, korelasi antar departemen, komunikasi tim kerja, korelasi antara atasan serta bawahan, dan sejenisnya. fokus Psikologi Industri serta Organisasi adalah menjaga hubungan serta kondisi psikologis setiap orang pada perusahaan pada keadaan yang prima sebagai akibatnya produktivitas kerjanya menjadi maksimal . Sistem penyaringan serta perekrutan calon karyawan pula dipelajari disini.

Psikologi Sosial
manusia menjadi penekanan Ilmu Psikologi merupakan makhluk sosial. Maka tak aneh Jika diperlukan Ilmu Psikologi Sosial sebagai bidang pengkaji proses mental individu pada menghadapi kelompok atau individu yg lain. Bidang kajian Psikologi Sosial mencakup resolusi permasalahan, psikologi massa, serta masih poly lagi. Pernahkah Sobat melihat massa demonstrasi yg semula hening dapat berubah menjadi kerusuhan? Analisis Psikologi Sosial bisa mengungkapkan fenomena tersebut. Bahkan, Psikologi Sosial berguna untuk mengatur massa dan mencegah kerusuhan tadi.