
Berdasarkan hasil penelusuran, kenaikan harga beras berdampak signifikan terhadap perekonomian global dan ketahanan pangan. Harga beras telah meningkat sejak tahun lalu, dengan kenaikan sebesar 20% sejak Juni 2023[. Kenaikan harga beras disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan iklim, pergeseran praktik perdagangan, dan kebijakan larangan ekspor beras di India. Dampak kenaikan harga beras sangat parah terutama di negara-negara dimana beras merupakan makanan pokok, dimana kenaikan harga menyebabkan penurunan pendapatan riil dan konsumsi semua barang normal. Kenaikan harga pangan, termasuk beras, telah menjadi salah satu pendorong utama percepatan inflasi di seluruh dunia. Kenaikan harga beras juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen, karena banyak konsumen yang kesulitan menghadapi harga pangan yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, dampak psikologis kenaikan harga beras cukup signifikan, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan beras sebagai makanan pokok.
Pemerintah juga didorong memetakan permasalahan tingginya harga beras saat ini dari hulu hingga hilir, agar satu persatu permasalahan tersebut dapat ditentukan solusi terbaiknya, sehingga harga beras tidak kembali mengalami kenaikan yang cukup pesat.
Artikel Lainya : https://psikologi.uma.ac.id/mendapati-pengaruh-semangat-ayah-terhadap-anaknya/






