Banyak anak menggunakan gangguan spektrum autisme (ASD) memberikan disparitas perkembangan ketika bayi – terutama yang berkaitan menggunakan bahasa dan keterampilan sosial mereka. karena mereka umumnya duduk, merangkak, dan berjalan sempurna waktu, perbedaan nyata pada perkembangan motilitas tubuh, permainan pura-pura, bahasa, dan keterampilan sosial sering tidak diperhatikan.
Selain keterlambatan bicara dan disparitas sikap, famili mungkin melihat beberapa disparitas pada cara anak mereka berhubungan menggunakan sahabat sebaya atau anak seusia mereka.
Cara Mengidentifikasi tanda-tanda Autisme
Berikut adalah beberapa contoh disparitas sosial dan sikap pada anak autis.
disparitas sosial anak autis:
- tidak mempertahankan kontak mata atau menghasilkan hubungan mata sangat sedikit.
- tak menanggapi senyum atau ekspresi paras lainnya asal orang tua.
- tak melihat benda atau insiden yang dicermati atau ditunjuk oleh orang tua.
- tidak menunjuk benda atau insiden buat membuat orang tua melihatnya.
- dia tidak membawa barang-barang kepentingan pribadi buat ditunjukkan kepada orang tua.
- Mereka umumnya tidak mempunyai aktualisasi diri paras yg sempurna.
- Anda tidak bisa tahu apa yg orang lain pikirkan atau rasakan menggunakan mengamati aktualisasi diri wajah mereka.
- tak memberikan kepedulian (empati) terhadap orang lain.
- Anda tidak bisa atau tak mau berteman.
- perbedaan komunikasi di anak autis:
- beliau tidak mengarah sesuatu buat membagikan kebutuhannya atau mengembangkan sesuatu menggunakan orang lain
- tak berbicara sepatah istilah pun di usia 16 bulan.
- Ulangi persis apa yg dikatakan orang lain tanpa memahami artinya (umumnya dianggap pengulangan mekanis atau echolalia).
- tidak merespon ketika dipanggil namanya tetapi merespons suara lain (mirip klakson kendaraan beroda empat atau kucing mengeong).dia menyebut dirinya menjadi “kamu” dan orang lain menjadi “saya”, serta dia mampu mencampura-puradukkan kata ganti.
- Mereka sering tampak tidak ingin berkomunikasi.
- Anda tidak bisa memulai serta tidak dapat melanjutkan dialog.
- tak memakai mainan atau benda lain buat mewakili orang atau kehidupan nyata pada permainan simulasi.
- Anda mungkin memiliki ingatan yang baik, terutama untuk nomor , lirik, lagu, iklan TV, atau topik tertentu.
- Anda mungkin kehilangan bahasa atau pencapaian sosial lainnya, umumnya antara 15 dan 24 bulan (yg seringkali dianggap regresi).
- disparitas sikap (sikap berulang dan obsesif) pada anak autis
- Batu, berputar, mengayun, memutar jari, berjalan pada atas jari kaki buat waktu yg lama , mengepakkan tangan (dianggap perilaku “stereotipikal”)
- dia lebih senang rutinitas, ketertiban, dan ritual; Mengalami kesulitan membentuk perubahan atau transisi berasal satu aktivitas ke kegiatan lainnya.
- dia sebagai terobsesi menggunakan beberapa kegiatan yang tidak biasa, yang dia lakukan berulang kali di siang hari.
- dia bermain menggunakan bagian-bagian mainan alih-alih seluruh mainan (misalnya, dia memutar roda truk mainan).
- cita rasanya tidak terdapat rasa sakit.
- Anda mungkin sangat sensitif atau tidak memiliki kepekaan terhadap bau, suara (bunyi), cahaya, tekstur, serta sentuhan (hubungan).
- Lihatlah atau renungkan menggunakan cara yang tidak biasa, lihat objek asal sudut yang tidak biasa.
Artikel Terkait :
Penindasan dan Kekerasan Fisik di Sekolah






