Deja vu, juga disebut sebagai psikologi Deja vu, disebut pengalaman merasa akrab dengan momen baru yang kita jalani.
Kata itu berasal dari bahasa Prancis dan diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol sebagai “sudah terlihat.” Istilah ini diciptakan oleh paranormal Prancis mile Boirac pada awal abad ke-20.
Dengan demikian, Deja vu adalah sensasi yang kadang-kadang muncul antara 10 dan 30 detik. Mereka dianggap halusinasi atau ingatan palsu dan itu terjadi ketika kita melakukan, mengatakan atau melihat sesuatu yang memberi perasaan bahwa kita telah melihat atau melakukannya sebelumnya, tetapi itu, pada kenyataannya, tidak pernah terjadi.
Dengan demikian, Deja vu disajikan sebagai semacam pengulangan, di mana seseorang memiliki pengalaman yang mereka yakini pernah terjadi sebelumnya.
Dalam psikologi, nama resmi yang diberikan untuk Deja vu adalah paramnesia, yang mengacu pada reaksi psikologis yang dihasilkan dari perubahan memori, sebagai akibatnya seseorang percaya bahwa mereka mengingat situasi yang belum pernah terjadi.
Deja vu adalah perasaan normal dari keanehan sementara karena pernah hidup pada saat yang sama di masa lalu dan tidak membawa gejala kekerasan seperti kejang. Contoh nyata dari Deja vu adalah ketika Anda mengunjungi suatu tempat lama setelah menonton film dengan latar yang sama.
Penjelasan ilmiah tentang Deja vu
Deja vu terjadi sebagai konsekuensi dari masalah teknis di otak, anomali memori, di mana peristiwa yang terjadi disimpan langsung dalam memori jangka panjang atau pendek, ketika hal yang benar akan pergi ke memori langsung, sehingga memberikan kesan bahwa peristiwa itu telah terjadi sebelumnya.
Deja vu terjadi karena otak memiliki beberapa jenis memori yang bingung dalam situasi tertentu. Memori kita dibagi menjadi tiga jenis:
memori langsung, yang mampu mengulang nomor telepon dan kemudian melupakannya;
memori jangka pendek, yang terdiri dari peristiwa yang dianggap milik masa kini, dan yang berlangsung beberapa jam;
memori jangka panjang, yang merupakan peristiwa yang dianggap sebagai milik masa lalu tetapi dapat tetap dalam memori selama berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun.
Jenis-jenis Deja vu
Ada beberapa jenis Deja vu tergantung pada jenis situasi yang terkait dengan gangguan memori. Beberapa yang paling umum adalah:
Déjà mengunjungi atau, dalam bahasa Spanyol, ‘sudah dikunjungi’: reaksi psikologis yang menyebabkan otak mengirimkan kepada orang yang telah berada di tempat sekarang, meskipun belum pernah ada.
Déjà merasakan atau ‘sudah merasakan’ pengalaman merasakan sesuatu yang sudah dirasakan.
Déjà vécu atau ‘sudah hidup’: perasaan pernah mengalami situasi yang sama sebelumnya. Ini adalah yang paling umum dari tiga jenis pengalaman.
Artikel Terkait :
Fobia






