Fobia lubang (trypophobia) mungkin bisa Anda rasakan saat melihat foto bergambar ketua biji teratai atau kulit dengan banyak lubang. Bila merasa menderita fobia lubang, Anda dapat melakukan beberapa langkah pada bawah ini untuk meredakannya.
Fobia lubang atau trypophobia merupakan ketakutan terhadap sekumpulan lubang mungil pada sebuah objek eksklusif atau gambar. Fobia lubang mampu dipicu ketika melihat stoberi, sarang lebah, batu karang, keju berlubang, atau spon cuci piring.
Menangani Fobia Lubang
Bila Anda mengalami ketakutan terhadap lubang atau hal lain, usahakan konsultasilah dengan dokter, psikolog, atau, psikiater. Mereka dapat menyampaikan beberapa tindakan buat membantu mengurangi tanda-tanda, seperti:
anugerah obat-obatan
Obat anti-depresan atau anti-kecemasan bisa diberikan sang dokter, terutama Jika Anda jua mengalami depresi atau rasa cemas. Obat-obatan tersebut termasuk selective serotonin reuptake inhibitor, sertraline, benzodiazepine, atau beta-blocker.
Pemakaian obat buat mengendalikan fobia disarankan hanya buat dikonsumsi dalam jangka pendek.
Relaksasi
Menarik napas dalam-pada, meditasi, atau membayangkan situasi yang menyenangkan mungkin dapat membantu mengurangi perasaan jijik, takut, atau cemas akibat fobia lubang. Anda pula mampu mengalihkan pandangan serta mencari hal lain buat ditinjau Jika melihat sesuatu yg memicu fobia lubang.
Terapi
Melakukan terapi sikap kognitif, exposure therapy, atau keduanya mampu membantu mengelola rasa cemas serta menjaga pikiran.
tidak terdapat pengobatan khusus yang terbukti efektif buat mengobati fobia lubang. berbagai metode pengobatan di atas hanya membantu mengurangi gejala fobia lubang.
Jika fobia lubang membentuk Anda sebagai sulit menjalani kegiatan sehari-hari serta memengaruhi kinerja atau pola pikir Anda, usahakan periksakan ke psikiater.
Link terkait : https://psikologi.uma.ac.id/benarkah-gen-ibu-memengaruhi-kecerdasan-pada-seorang-anak/






