Melalui ibu pasti tahu betul bahwa otak anak usia lima tahun punya kemampuan menyerap segala hal dengan sangat tinggi. Anak akan dengan mudah dan cepat untuk merekam apa pun yang telah mereka alami (lihat, dengar, rasakan) sesuai dengan pengalamannya sehari-hari. Sepulang sekolah, bisa saja si Kecil akan mengejutkan Ibu dengan ceritanya tentang temannya yang menangis karena makanannya terjatuh. Atau menceritakan bagaimana si Kecil berhasil membuat kapal-kapalan di kelasnya.

Pernahkah Ibu melihat si Kecil sibuk menggeser-geser kursi dan “mendekorasinya” dengan selimut lalu seolah menjadikannya sebuah rumah? Atau di lain waktu mendapati si Kecil bermain peran sebagai guru atau bajak laut? Nah, jika pernah, berarti Ibu sedang diperlihatkan bagaimana kemampuan berpikir si Kecil dalam menggunakan benda-benda di sekitar untuk merepresentasikan sesuatu yang lain dalam bayangan anak. Kematangan berpikir anak terus berkembang di usia lima tahun, meski belum mampu berpikir secara logis. Tapi, anak sudah pintar untuk berimajinasi dan berpikir dengan menggunakan simbol (membayangkan sesuatu) yang biasa diungkapkannya melalui kata-kata.

Perkembangan perilaku anak fokus pada bagaimana interaksi lingkungan memengaruhi perilaku. Perkembangan psikologi anak dianggap sebagai reaksi terhadap hadiah, hukuman, rangsangan, dan penguatan yang diberikan lingkungan. 

Peran Pola Asuh Terhadap Perkembangan Psikologi Anak

Pola asuh yang responsif adalah salah satu jenis pola asuh yang disebut-sebut mendukung perkembangan anak. Pola asuh responsif bahkan dapat mendukung perkembangan anak dengan latar belakang ekonomi rendah dan memiliki kelahiran prematur. 

Sebaliknya, pengasuhan yang tidak responsif dapat membahayakan perkembangan anak, terutama mereka yang memiliki risiko lebih tinggi. Pola asuh yang responsif ternyata berdampak pada  volume hippocampal yang lebih besar untuk anak usia prasekolah. 

Peningkatan volume di wilayah otak ini dikaitkan dengan sejumlah faktor psikososial, misalnya reaktivitas stress. Hubungan antara pengasuhan responsif pada anak usia dini dan peningkatan volume di wilayah hippocampal juga menunjukkan usia dini adalah waktu yang tepat untuk anak mendapatkan perkembangan psikologi yang maksimal.