tidak selalu berbau mistis, kesurupan juga bisa terjadi karena gangguan psikologis. berikut adalah informasi selengkapnya wacana kenyataan kesurupan menurut psikolog. Penggemar film horor absolut sudah tidak asing dengan fenomena kesurupan atau possesion. syarat tadi selalu dihubungkan dengan sesuatu yang bersifat mistis alias tidak kasatmata. Padahal, dari pandangan psikolog, kesurupan tidak melulu terjadi dampak hal berbau mistis, lho. kondisi tadi nyatanya juga bisa terjadi dampak gangguan psikologis.
Penyebab Kesurupan dari Psikolog
Dijelaskan sang Ikhsan Bella Persada,M.Psi., Psikolog, orang yang kesurupan umumnya sebab mempunyai keyakinan yang bertenaga akan hal yang bersifat mistik atau supranatural. namun, dalam dunia psikologi, kesurupan itu sendiri umumnya berkaitan menggunakan gangguan disosiatif.
“Disosiatif disorder artinya syarat psikologis yang terjadi sebab perubahan fungsi dalam diri individu, yg melibatkan ciri-ciri, memori, atau pencerahan,” jelas Ikhsan. “Orang menggunakan gangguan disosiatif bisa mengalami perubahan secara tiba-tiba atau sedikit demi sedikit. Jadi, bisa diibaratkan mirip berubah sebagai orang lain,” sambungnya.
Melansir asal Cleveland clinic, kata disosiatif berarti terputus korelasi, baik asal orang lain, lingkungan, maupun dirinya sendiri. istilah gangguan disosiatif mendeskripsikan keadaan mental yang ditandai dengan perasaan terlepas berasal fenomena atau berada pada luar tubuh sendiri. Gangguan disosiatif biasanya berkembang menjadi reaksi terhadap trauma, pelecehan, stres, atau syarat sangat stress sebagai akibatnya membentuk individu tidak bisa mengendalikan diri sendiri.
Bila dilakukan sesekali, tindakan menjauhkan diri berasal perasaan stress berat memang bisa membantu meringankan rasa ‘sakit’. Jika dilakukan buat jangka panjang, hal tersebut justru membuat stres menumpuk dan menghipnotis pola pikir. Berangkat dari alasan itu, psikolog menduga bahwa kesurupan terjadi sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri yg keliru (maladjustment) yg dilakukan dalam jangka panjang.
“Self suggestion, yaitu melarikan diri dari kesulitan-kesulitan serta empiris hidup. Atau, berusaha buat menguasai keadaan serta mengurangi tekanan di lingkungan menggunakan tingkah laku yg dikondisikan atau didesain-buat,” ucap Ikhsan. Selain itu, lanjut Ikhsan, ada pula kemungkinan bahwa orang yg kesurupan tersebut sedang mencari perhatian (seeking attention). Hal ini karena orang yg kesurupan cenderung diperhatikan orang-orang Lantaran bertingkah tidak biasa.






