Secara makna, psikologi industri dan organisasi (PIO) adalah cabang ilmu dari psikologi yg mempelajari ihwal industri serta organisasi menggunakan pengaplikasian ilmu psikologi. Cabang ilmu tersebut serius di studi sikap insan dalam pekerjaan, organisasi, serta produktivitas. Psikolog Industri dan Organisasi cenderung mengerjakan berbagai pekerjaan seperti menyelidiki perilaku dan mengavualuasi sebuah perusahaan, dan melaksanakan acara training.
Tujuan Psikologi Industri serta Organisasi
pada buku Introduction to Industrial/ Organizational Psychology Seventh Edition, Riggo (2016) menyatakan bahwa Psikologi Industri dan Organisasi sendiri mempunyai 2 objektif:
Pertama artinya buat melakukan penelitian pada rangka mempertinggi pengetahuan serta pemahaman pada sikap kerja manusia. kedua adalah buat mengaplikasikan pengetahuan tadi untuk menaikkan perilaku kerja, lingkungan kerja, serta jua kondisi psikologis asal pekerja. Maka dapat dipastikan bahwa asal pendapat tersebut, tentunya Psikolog I/O bertanggung jawab sebagai peneliti serta jua menjadi praktisi ilmu PIO.
Perkembangan Awal Psikologi Industri dan Organisasi
Frederick W. Taylor adalah penemu asal The Principles of Scientific Management yang menggeser pemikiran cara bekerja yg awalnya dilakukan dengan cara mudah dan diganti dengan metode ilmiah buat menelaah sebuah tindakan kerja dan menentukankan tindakan paling efisien dalam melaksanakan tugas khusus.
pada tulisannya dia menyebutkan bahwa daripada asal mengerjakan pekerja pada aneka macam pekerjaan, lebih baik buat mencocokkan pekerja terhadap pekerjaan eksklusif sesuai kapabilitas dan motivasi, kemudian melatih mereka buat bekerja secara maksimal dan efisien. Selain itu mengamati performa pekerja dan memberikan instruksi serta pengawasan buat memastikan mereka bekerja dengan cara yg efisien.
Taylor juga menyatakan bahwa mengalokasikan pekerjaan antara manajer serta pekerja agar manager bisa menggunakan waktunya dalam perencanaan serta pembinaan, sehingga pekerja dapat melaksanakan tugas menggunakan efisien.
Selain itu terdapat Hugo Munsterberg yg artinya psikolog yang suka melakukan eksperimen yg mulai tertarik dengan desain pekerjaan dan seleksi personel untuk pekerjaan mirip streetcar operator (Munsterberg, 1913). menjadi pendiri utama dari teori Psikologi Industri serta Organisasi, kitab yang dimuntahkan pada tahun 1913 yang berjudul Psychology and Industrial Efficiency dipertimbangkan sebagai kitab pelajaran pertama yg ada pada Psikologi Industri dan Organisasi.
buku tadi juga sebagai buku pertama yang mendiskusikan topik mirip bagaimana cara mencari orang terbaik dalam pekerjaan serta bagaimana cara mendesain pekerjaan buat menjaga efisiensi yang ditimbulkan sang kelelahan.
Selain itu ada James McKeen Cattell yang menjadi pencetus awal dalam melihat perspektif bagaimana perbedaan individu memengaruhi sikap manusia. terdapat juga Kurt Lewin yang menggambarkan tentang beberapa gaya kepemimpinan yang tiap orang miliki. hasil kerjanya jua serius terhadap melihat suatu kekuatan yang memengaruhi situasi daripada hanya memperhitungkan perilaku individu.
yang terakhir merupakan Robert Yerkes, merupakan psikolog yg terkenal dengan hasil kerjanya dalam bidang pengujian inteligensi. Yerkes berbagi indera tes dalam psikologi bernama Alpha dan Beta Intelligence Tests buat tentara Amerika perkumpulan yg dipergunakan buat menilai calon anggota militer saat Perang dunia I. Skor yang ada pada dalam tes digunakan untuk memprediksi kapabilitas dari responden termasuk dalam kemampuan buat mengabdi kepada negara dan melihat potensi kepemimpinan.
Artikel Lainnya : Waspadai dampak kurang perhatian orang tua kepada anak






